Mengenal Cat Gouache: Cat Air yang Seperti Aklirik?

Sumber gambar: Domestika

Cat gouache (dibaca "gwash") adalah cat air buram (opak) berbasis air yang kaya pigmen dengan hasil akhir matte, mirip perpaduan antara cat air dan cat akrilik karena bisa diencerkan dengan air seperti cat air, tetapi sifatnya menutupi (opaque) seperti akrilik, membuatnya ideal untuk ilustrasi dan desain yang membutuhkan warna cerah dan solid. Gouache sangat serbaguna; bisa digunakan tipis seperti cat air atau kental untuk cakupan penuh, mudah dibersihkan (water-based), namun tidak tahan air setelah kering sehingga mudah diaktifkan kembali dengan air.

Gouache memberikan hasil akhir yang rata, lembut, dan tidak mengkilap. Dapat digunakan untuk mendapatkan efek transparan (encer) atau kental (tebal), mirip cat air atau akrilik. Hal ini membuat gouache sering digunakan untuk membuat lukisan yang fleksibel dan tanpa perlu repot mengkhawatirkan coret-coretan yang tidak dapat dihapus seperti saat menggunakan akrilik, tetapi tetap menonjolkan warna yang lebih bold daripada cat air biasa. Jika Anda adalah seniman berpengalaman atau sudah mencoba media lukis sebelumnya, cat jenis ini sangat reccomended untuk Anda coba.

Namun sepertinya, gouache bukan pilihan yang tepat jika Anda baru pertama kali mulai mencoba melukis. Fakta bahwa cat gouache dapat dihidrasi kembali menjadikannya media yang sulit. Terkadang jika sudah lama tak digunakan, cat gouache terutama dalam kemasan cup terbuka, sering berjamur atau berlumut sehingga Anda perlu memberikan air atau mencairkannya secara rutin agar cat tetap dapat digunakan nantinya dan tidak merusak warna aslinya. Pemula juga sering mendapati bahwa ketika mereka melapisi cat gouache secara bertahap, mereka mengaktifkan kembali cat di bawahnya, yang menyebabkan noda dan mengganggu lukisan. Anda mungkin harus bersabar menghadapi beberapa kejadian yang tidak diinginkan seperti itu.


Sumber referensi: The Fearless Brush

Share:

0 Comments

Total Tayangan